Gejala dan penyebab kanker serviks serta pengobatannya.
Wanita indonesia sudah pasti pernah mendengar istilah kanker servik ini, terlebih lagi setelah penyakit ini dialami oleh salah satu artis indonesia yang meninggal karena kanker servik yaitu almarhumah Julia pere (Jupe ).
penyakit ini salah satu penyakit paling berbahaya di dunia terutama di negara berkembang seperti indonesi a dan masih menjadi pembunuh nomer satu wanita usia produktif usia kurang lebih 30 tahun ke atas.
Penyebab kanker servik
penyakit ini disebabkan oleh Virus HPV ( Human Papiloma Virus ) yang menyerang leher rahim ( servik ) atau puncak vagina, yaitu pada lapisan sel skuamosa yang berpotensi menjadi karsinoma servik / kanker servik. (klik disini Etiologi kanker servik / proses terjadinya kanker servik ).
Beberapa hal yang dapat menungundang datangnya virus HPV (Human Papiloma Virus ) ini :
1. aktifitas seksual yang terlalu dini kurang dari < 20 tahun.
2. Berganti - ganti pasangan seks
3. Menderita penyakit HIV atau penyakit lain yang disebabkan karena virus HPV seperti Herpes simplex / herpes zoaster dan lainnya.
4. Pola kebiasaan buruk seperti merokok.
5. Penggunaan toilet umum yang kotor.
6. orang tua pernah mengidap kanker servik ( penyakit genetik / turunan ).
Gejala
pada umumnya penyakit ini sangat sulit untuk dideteksi, dan tidak menimbulkan gejala apapun di awal invasi. Hingga kurang lebih 1 tahun setelah infeksi mulai timbul gejala awal seperti :
1. Keputihan berkepanjangan yang berbau.
2. Sering perdarahan vagina
3. Perdarahan setelah menopause
4. Perdarahan setelah berhubungan sex.
gejala lanjutan :
nyeri punggung, nyeri pinggang, gangguan berkemih ( berkemih sedikit tapi sering ), nyeri pinggul, hingga sulit buang air besar / konstipasi.
pengobatan
Dalam pengobatan kanker serviks tergantung pada kondisi pasien atau pada stadium berapa dia saat itu. (klik disini stadium dalam kanker servik )
beberapa macam pengobatan atau terapi kanker servik :
1. stadium 0 ( karsinoma insitu ) : dilakukan :
a. krioterapi :
b. LEEP :
c. Laser :
d. Kanisasi
e. Histerektomi ( bila anak cukup )
f. Radiasi / brachytherapi
2. Stadium 1A dapat dilakukan 3 cara yaitu Histerektomi ekstrafasial, kanisasi dan radiasi.
3. Stadium 1B - 2B dilakukan Histerektomi radikal dan radiasi.
4. Stadium 2B - 4 dilakukan radiasi dan kemoterapi.
semua pengobatan tersebut masih belum dapat memjamin kita akan sembuh total karena apabila sudah pernah mdnderita kanker kemungkinan besar kanker tersebut dapat tumbuh kembali dengan dengan mudah ditubuh kita. oleh karena itu lebih diutamakan tindakan pencegahan. karena mencegah lebih baik dari pada mengobati (klik disini cara mencegah kanker servik)
Comments
Post a Comment