Skip to main content

Proses terjadinya kanker serviks Dan cara Mencegahnya

Penyebab Utama kanker servik adalah infeksi virus HPV (Human Papiloma Virus ) seperfi pada herpes simplex, berikut etiologinya :

sebelum menjadi kanker servik, Virus HPV menginfeksi leher rahim pada lapisan skuamosa / terjadi gangguan diferensiansi sel yang disebut NIS ( Neoplasia Intraepitel Serviks ) disebut juga Kanker serviks preklinik atau CIN ( Carsinoma insitu ) . ada 3 tingkatan CIN :
1. CIN I disebut juga displasia ringan.
2. CIN II displasia sedang.
3. CIN III displasia berat.
setelah cin 3 maka akan berubah menjadi Kanker servik stadium 0 dan mulai mengalami beberapa gejala. (klik disini Penyebab dan gejala kanker serviks)
Secara visual stadium 0 hingga stadium 1B serviks masih tampak normal.
berikut beberapa tingkatan stadium atau level :
stadium 0 : karsinoma insitu, karsinoma intraepithel
Stadium 1A : Karsinoma masih terbatas di servik, invasi pada daerah stroma saja dan lesi hanya dapat terlihat secara mikroskopik. dengan luas kurang lebih 7mm dan kedalaman tidak kurang dari 3mm.
Stadium 1B : Lesi lebih luas kurang lebih 4 cm didaerah serviks saja dan hanya dapat diliat dengan mikroskopik.
Stadium 2A : Menjalar kebawah pada sepertiga bagian vagina dan belum masuk ke daerah para meteium.
Stadium 2B : sudah menginvasi ke daerah parametrium. belum mengenai dinding panggul.
Stadium 3A : Sudah masuk kedaerah dinding panggul dan menyebabkan gangguan pada ginjal
Stadium 3B : Sudah menginvasi  seluruh dinding panggul dan ginjal tidak berfungsi.
Stadium 4A : tumor telah menjalar keluar organ reproduksi seperti kandung kemih dan rektum serta keluar dari rongga panggul.
Stadium 4B : invasi lebih jauh meluas ke dalam pembuluh darah, limfe hingga tulang belakang bahkan jika telah sampai usus dan lambung, pasien akan muntah berwarna hitam dikarenakan perdarahan dalam lambung, bila telah mencapai paru - paru, pasien akan sesak nafas dan sulit bernafas dan jika telah meluas ke daerah jantung dapat menyebabkan serangan jantung hingga kematian.

Tindakan Pencegahan
Kanker serviks adalah penyakit yang bisa datang tiba - tiba tanpa merasakan keluhan apapun hingga akhirnya mencapai Stadium 2B semua gejala tersebut baru dirasakan. untuk itu sangat diperlukan pemeriksaan rutin kepada Bidan / Dokter spesialis kandungan. Pemeriksaan untuk mendeteksi dini adanya sel kanker serviks ini ada 2 macam :
1. Pemeriksaan pap smear
Tujuan pemeriksaan pap smear :
Pemeriksaan Pap Smear adalah pemeriksaan oleh tenaga kesehatan yang bertujuan untuk mendeteksi dini adanya kanker serviks selain itu pap smear juga dapat mendeteksi adanya perkembangan abnormal pada selaput vagina akibat hormon esterogen dan progesteron sehingga dapat diketahui pasien mengalami gangguan hormonal atau tidak.

langkah melakukan pap smear : Membuka vagina dengan alat yang disebut cocor bebek ( Spekulum ) untuk mengambil cairan / lendir didalam mulut rahim (serviks) dan meletakkannya di dalam objek glass. 2 buah Objek glass yang telah diolesi cairan dari mulut rahim diberikan alkohol 90% kemudian didiamkan hingga kering, setelah kering kedua objek glass tersebut dikirim ke laboratorium untuk dilihat dengan menggunakan Mikroskop apakah cairan tersebut mengandung Sel - sel yang berpotensi menjadi kanker serviks atau tidak. apabila hasilnya telah keluar maka tenaga kesehatan akan segera menghubungi pasien dan menjelaskan hasil dari pemeriksaan tersebut. apabila hasilnya Positif bahwa pasien berpotensi memiliki kanker serviks, maka tenaga kesehatan akan melakukan terapi pengobatan untuk pencegahan atau rujukan ke rumah sakit. Apabila hasilnya negativ, anda bisa bersyukur karena tidak beresiko terkena kanker serviks namun harus tetap waspada karena virus HPV ada dimana - mana, disarankan rutin melakukan pap smear minimal 2 tahun sekali terutama untuk wanita produktif yang aktif dalam aktifitas seksual.(klik disini penyebab kanker serviks)
2. Pemeriksaan IVA
Pemeriksaan IVA adalah pemeriksaan yang bertujuan untuk mendeteksi dini adanya kanker serviks, sama seperti pap smear namun pada pemeriksaan IVA anda tidak perlu menunggu lama dan hasilnya segera keluar setelah anda melakukan pemeriksaan, karena tidak perlu mengirim ke laboratorium dan menunggu hasil dari sana.
Caranya lebih sederhana yaitu dengan membuka Vagina menggunakan Spekulum / cocor bebek hingga terlihat daerah mulut rahim, kemudian membersihkan liang vagina lalu memberikan cairan asam dengan menggunakan kapas lidi kemudian ditunggu hingga kurang lebih 2 menit lalu tenaga kesehatan akan memperhatikan dengan seksama kondisi mulut rahim apabila lokasi yang telah diberi asam tersebut berubah warna menjadi putih maka kemungkinan besar terdapat sel - sel yang berpotensi menjadi kanker, bila daerah yang telah diberi asam berwarna kemerahan maka dinyatakan negativ bebas dari kemungkinan kanker serviks.
Namun kemungkinan dari pemeriksaan IVA yaitu hanya mengandalkan penglihatan atau secara visual oleh tenaga kesehatan dan hasilnya kurang akurat di bandingkan Pap smear yang melihat secara mikroskopis. apabila hasilnya positif, maka pasien akan disarankan untuk melakukan Pap smear untuk menentukan hasil pasti serta memilih terapi obat yang sesuai. ( klik disini Pengobatan kanker serviks )
3. Pemeriksaan Biopsi
Apabila pada pemeriksaan fisik oleh tenaga kesehatan telah ditemukan beberapa gejala nyata yang pasti mengarah pada kanker serviks maka bidan / dokter merekomendasikan pasien untuk melakukan pemeriksaan Biopsi yaitu
4. Vaksin anti Kanker serviks / Vaksin HPV.
seiring berkembangnya jaman baru - baru ini telah tersedia vaksin anti kanker serviks untuk memberikan kekebalan dari kanker serviks pada wanita usia produktif baik yang aktif dalam hubungan seksual maupun belum pernah berhubungan seksual atau usia remaja dan pranikah. Vaksin ini bertujuan untuk mengirangi resiko terkena virus HPV. Vaksin HPV diberikan 3 kali selama 6 bulan, namun setelah ibu mendapatkan suntikan ini tidak menutup kemungkinan wanita akan terbebas dari kanker servik dan harus tetap melakukan pemeriksaan pap smear.
untuk mendapatkan vaksin anda bisa mengunjungi dokter spesialis kandungan terdekat yang menyediakan vaksin ini, meskipun harganya masih lumayan mahal masih jauh lebih mahal biaya pengobatan atau terapi bila sudah terkena kanker serviks. karena mencegah itu lebih baik daripada mengobati. Kesehatan itu mahal harganya maka dari itu mari kita jaga agar jangan sampai sakit.

Comments

Popular posts from this blog

Fakta Gejala dan Faktor resiko kanker Servik serta cara mengobatinya

Gejala dan penyebab kanker serviks serta pengobatannya. Wanita indonesia sudah pasti pernah mendengar istilah kanker servik ini, terlebih lagi setelah penyakit ini dialami oleh salah satu artis indonesia yang meninggal karena kanker servik yaitu almarhumah Julia pere (Jupe ). penyakit ini salah satu penyakit paling berbahaya di dunia terutama di negara berkembang seperti indonesi a dan masih menjadi pembunuh nomer satu wanita usia produktif usia kurang lebih 30 tahun ke atas. Penyebab kanker servik penyakit ini disebabkan oleh Virus HPV ( Human Papiloma Virus ) yang menyerang leher rahim ( servik ) atau puncak vagina, yaitu pada lapisan sel skuamo sa yang berpotensi menjadi karsinoma servik / kanker servik . ( klik disini Etiologi kanker servik / proses terjadinya kanker servik ). Beberapa hal yang dapat menungundang datangnya virus HPV (Human Papiloma Virus ) ini : 1. aktifitas seksual yang terlalu dini kurang dari < 20 tahun. 2. Berganti - ganti pasangan seks 3. Menderi...

Fakta Terjadinya Kanker serviks

Proses terjadinya kanker serviks Dan cara Mencegahnya Penyebab Utama kanker servik adalah infeksi virus HPV (Human Papiloma Virus ) seperfi pada herpes simplex, berikut etiologinya : Sebelum menjadi kanker servik, Virus HPV menginfeksi leher rahim pada lapisan skuamosa / terjadi gangguan diferensiansi sel yang disebut NIS ( Neoplasia Intraepitel Serviks ) disebut juga Kanker serviks preklinik atau CIN ( Carsinoma insitu ) . ada 3 tingkatan CIN : 1. CIN I disebut juga displasia ringan. 2. CIN II displasia sedang. 3. CIN III displasia berat. Setelah cin 3 maka akan berubah menjadi Kanker servik stadium 0 dan mulai mengalami beberapa gejala. Secara visual stadium 0 hingga stadium 2B serviks masih tampak normal. Berikut beberapa tingkatan stadium atau level : stadium 0 : karsinoma insitu, karsinoma intraepithel Stadium 1A : Karsinoma masih terbatas di servik, invasi pada daerah stroma saja dan lesi hanya dapat terlihat secara mikroskopik. dengan luas kurang lebih 7mm dan ked...

Fakta mengerikan Kanker serviks

Fakta Gejala dan Faktor resiko kanker Servik serta cara mengobatinya Penyakit ini salah satu penyakit paling berbahaya di dunia terutama di negara berkembang seperti indonesi a dan masih menjadi pembunuh nomer satu wanita usia produktif usia kurang lebih 30 tahun ke atas. Penyebab kanker servik penyakit ini disebabkan oleh Virus HPV ( Human Papiloma Virus ) yang menyerang leher rahim ( servik ) atau puncak vagina, yaitu pada lapisan sel skuamosa yang berpotensi menjadi karsinoma servik / kanker servik. (klik disini Etiologi kanker servik / proses terjadinya kanker servik ). Beberapa hal yang dapat menungundang datangnya virus HPV (Human Papiloma Virus )  : fakta terjadinya kanker serviks 1. aktifitas seksual yang terlalu dini kurang dari < 20 tahun. 2. Berganti - ganti pasangan seks 3. Menderita penyakit HIV atau penyakit lain yang disebabkan karena virus HPV seperti Herpes simplex / herpes zoaster dan lainnya. 4. Pola kebiasaan buruk seperti merokok. 5. Penggunaan...